Kamis, 12 November 2015

LAPORAN PRAKTIK



Biasa dijumpai dalam kegiatan praktik, khususnya untuk hal pengukuran biasa kita selalu mencatat hal-hal yang penting agar tidak lupa, atau membuat sebuah laporan untuk bukti bahwa telah atau pernah dilakukannya pengukuran. Untuk kali ini saya ingin berbagi untuk membuat laporan praktik.
(JUDUL)
1.      Unit Praktik                      : (kegiatan yang di lakukan)
2.      Tanggal Praktik                 : (tanggal saat praktik hingga pembukuan)
A.    Tujuan
(Berikan tujuan sebaik-baiknya, bila perlu selengkap-lengkapnya)
B.     Teori Singkat
(Teori harus berhubungan dengan pengujian yang dilakukan ataupun seluk beluk dari yang di uji)
C.     Alat dan Bahan
(sebutkan apasaja alat atau bahan yang digunakan pada saat praktik)
D.    Gambar Rangkaian
(jika ada dapat di gambar atau jika tidak ada tidak perlu digambar)
E.     Langkah Kerja
(langkah kerja pada saat praktik berlangsung)
F.      Data Analisis
(berikan tabel pengukuran seperlunya atau hal yang penting)
G.    Kesimpulan
(kesimpulan bukan diambil dari teori singkat akan tetapi diambilkan dari praktik yang dilakukan)
Untuk memperjelas lagi saya akan memberikan contoh. CHECK IT OUT...

FORMAT LAPORAN PRAKTIK PENGUKURAN RESISTOR
1.      Unit Praktik          : Membaca Warna Resistor dan Pengukurannya
2.      Tanggal Praktik     : 10 Agustus – 19 Agustus 2015

A.    Tujuan
Membiasakan dapat membaca arti kode warna dari sebuah resistor dan dapat menentukan resistor dalam keadaan baik atau rusak serta dapat mengukur menggunakan AVO meter (analog atau digital) yang diberikan pada saat percobaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
B.     Teori Singkat
Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menahan arus listrik, menurunkan tegangan, dan membagi tegangan. Resistor terbagi menjadi 2, yaitu;
1.      Resistor tetap, terdiri dari
a.       Resistor karbon
b.      Resistor nikelin
c.       Resistor film
d.      Resistor metal okside
2.      Resistor variable, terdiri dari
a.       Potensiometer
·         Linier
·         Logaritmik
b.      Trimer potensiometer (trimport)
c.       Thermistor
·         Negative Temperature Coefisien (NTC)
·         Positive Temperature Coefisien (PTC)
d.      Light Dependent Resistor
Besaran nilai hambatan suatu resistor tetap dapat diketahui dari kode wana atau kode huruf yang tertera dalam resistor tersebut. Adapun cara menghitung nilai hambatan suatu resistor sebagai berikut.
·         Kode angka atau huruf
Kode angka menyatakan nilai hambatan, sedangkan kode huruf menyatakan pengali dan toleransi nilai hambatan.
·         Kode warna
Untuk kode warna sendiri terbagi menjadi 2, yaitu 4 dan 5 cincin
a.       4 cincin
Cincin 1 dan 2 menunjukkan angka digit, cincin 3 meunjukkan factor pengali, dan cincin 4 menunjukkan toleransi.
b.      5 cincin
Cincin 1,2,dan 3 menunjukkan angka digit, cincin 4 menujukkan factor pengali, dan cincin 5 menunjukkan toleransi.
Khusus untuk kode warna memiliki arti tertentu sesuai dengan warnanya seperti dalam tabel berikut.
NO
WARNA
CINCIN KE-
TOLERANSI
1
2
3
4
1.
HITAM
0
0
-
1
-
2.
COKLAT
1
1
1
10
1%
3.
MERAH
2
2
2
100
2%
4.
JINGGA/ORENGE
3
3
3
1000
-
5.
KUNING
4
4
4
10000
-
6.
HIJAU
5
5
5
100000
0,5
7.
BIRU
6
6
6
1000000
0,25
8.
UNGU
7
7
7
10000000
-
9.
ABU-ABU
8
8
8
100000000
-
10.
PUTIH
9
9
9
1000000000
-
11.
EMAS
-
-
-
0,1
5%
12.
PERAK
-
-
-
0,01
10%
13.
TANPA WARNA
-
-
-
-
20%
5 CINCIN

NO
WARNA
CINCIN KE-
TOLERANSI
1
2
3
4
1.
HITAM
-
-
-
1
-
2.
COKLAT
1
1
1
10
1%
3.
MERAH
2
2
2
100
2%
4.
JINGGA/ORENGE
3
3
3
1000
-
5.
KUNING
4
4
4
10000
-
6.
HIJAU
5
5
5
100000
-
7.
BIRU
6
6
6
1000000
-
8.
UNGU
7
7
7
10000000
-
9.
ABU-ABU
8
8
8
100000000
-
10.
PUTIH
9
9
9
1000000000
-
11.
EMAS
-
-
-
0,1
5%
12.
PERAK
-
-
-
0,01
10%
4 CINCIN

C.     Alat dan Bahan
# Alat : AVOmeter (analog dan digital), alat tulis, lembar kerja
# Bahan : Resistor diatas PCB
D.    Langkah Kerja
1. Baca nilai resistor yang ada pada PCB
2. Ukur nilai menggunakan AVOmeter
3. Tentukan selisih dan nilai toleransi
4. Menentukan baik-buruk resistor dengan cara mencocokkan nilai. Jika nilai diantara toleransi=baik, dan sebaliknya.
E.     Analisis Data
TABEL ANALISIS DATA PEMBACAAN KODE WARNA RESISTOR DAN PENGUKURANNYA
NO
KODE WARNA
NILAI Ω,%
UKUR Ω
SELISIH
TOLERAN Ω
KET.
1.
BIRU,ABU2,JINGGA,EMAS
68K, ±5
75K
7K
71K4-64K6
BAIK
2.
MERAH,UNGU,KUNING,EMAS
270K, ±5
500K
500K
271350-268650
BAIK
3.
5W 5.6K Ω J
5K6, ±5
5K5
100
5880-5320
BAIK
4.
5W 5.3K Ω J
3K3, ±5
3K4
100
3465-3135
BAIK

F.      Kesimpulan
·         Resistor dikatakan baik apabila nilai pembacaan dan pengukuran masih dalam rentang nilai toleransi, begitu juga sebaliknya.
·         Pada saat pengukuran yakinkan bahwa hasil yang diukur benar (teliti).
·         Teliti saat membaca warna.

Semoga bermanfaat bagi kalian siapa saja yang membuka atau pun membaca. Apabila ada kesalahan mohon dimaafkan, dan apabila ada hal yang sama saya mohon maaf karena tidak ada unsur kesengajaan. Sampai jumpa pada edisi selanjutnya……
BAY-BAY….

1 komentar: